Gula darah tinggi paling sering terjadi akibat kekurangan insulin. Kondisi tersebut bisa terjadi karena resistensi insulin dan/atau masalah pada pankreas, organ yang membuat insulin. Hormon lain juga dapat berkontribusi pada perkembangan hiperglikemia. Kelebihan kortisol (hormon stres) atau hormon pertumbuhan, misalnya, dapat menyebabkan gula darah tinggi.Berikut ini beberapa penyebab gula darah tinggi yang perlu kamu ketahui:
Penyebab gula darah tinggi yang paling umum adalah resistensi insulin atau gangguan sensitivitas insulin. Hal ini terjadi ketika sel-sel di otot, lemak, dan hati tidak merespons sebagaimana mestinya terhadap insulin.
Ketika sel tubuh tidak merespons insulin dengan baik, tubuh membutuhkan lebih banyak insulin untuk mengatur gula darah.
Jika tubuh tidak dapat memproduksi insulin yang cukup (atau tidak menyuntikkan cukup insulin), ini akan menyebabkan hiperglikemia.
Penyebab gula darah tinggi berikutnya yaitu masalah pankreas. Kerusakan pankreas dapat menyebabkan kurangnya produksi insulin dan hiperglikemia.
Kondisi pankreas yang dapat menyebabkan hiperglikemia dan diabetes meliputi:
3. Penyebab sementara hiperglikemia
Situasi tertentu dapat meningkatkan kadar gula darah sementara dan bisa menjadi penyebab gula darah tinggi pada orang dengan dan tanpa diabetes.
Stres fisik, seperti penyakit, pembedahan, atau cedera, dapat meningkatkan gula darah untuk sementara.
Stres emosional akut, seperti mengalami trauma atau stres terkait pekerjaan, juga dapat meningkatkan gula darah.
Hal tersebut terjadi karena tubuh melepaskan kortisol atau epinefrin (adrenalin).