Konstipasi paling sering terjadi ketika kotoran atau tinja bergerak terlalu lambat melalui saluran pencernaan atau tidak dapat dikeluarkan secara efektif dari rektum.Ini dapat menyebabkan tinja menjadi keras dan kering. Konstipasi kronis memiliki banyak kemungkinan penyebab.Penyumbatan di usus besar atau rektum dapat memperlambat atau menghentikan gerakan tinja. Kemungkinan penyebab konstipasi adalah:
Robekan kecil di kulit sekitar anus (fisura anus).
Penyumbatan di usus (obstruksi usus).
Kanker usus besar.
Penyempitan usus besar (striktur usus).
Kanker perut lainnya yang menekan usus besar.
Kanker rektal.
Rektum menonjol melalui dinding belakang vagina (rektokel).
Sembelit juga bisa terjadi karena masalah pada saraf di sekitar usus besar dan rektum. Masalah ini dapat memengaruhi saraf yang menyebabkan otot-otot di usus besar dan rektum berkontraksi dan memindahkan tinja melalui usus.Penyebabnya antara lain:
Selain itu, masalah pada otot panggul yang terlibat dalam buang air besar juga dapat menyebabkan sembelit kronis, seperti:
Selain berbagai penyebab tadi, konstipasi juga bisa terjadi karena faktor hormonal. Hormon dapat membantu menyeimbangkan cairan dalam tubuh.Penyakit dan kondisi yang mengganggu keseimbangan hormon dapat menyebabkan sembelit, termasuk: